JAKARTA - Koramil 1628-04/Poto Tano memperkuat pengawasan untuk menjaga ketertiban di Pelabuhan Penyeberangan Poto Tano. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas penyeberangan berjalan aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat.
Pelaksanaan Pengamanan dan Pemantauan Aktivitas
Pada Rabu, 28 Januari 2026, pukul 08.00 WITA, Serda Lalu Nasrul Wijaya memimpin kegiatan pengamanan (PAM) di pelabuhan. Fokus pengamanan meliputi pemantauan aktivitas penumpang, kendaraan, dan koordinasi dengan petugas pelabuhan terkait.
Kegiatan ini bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat pengguna jasa penyeberangan. Selain itu, pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan di area pelabuhan.
Babinsa secara aktif mengawasi arus penumpang dan kendaraan yang masuk maupun keluar pelabuhan. Setiap titik rawan diawasi secara ketat untuk mencegah hal-hal yang bisa mengganggu Kamtibmas.
Situasi Pelabuhan Selama Pengamanan
Selama kegiatan PAM berlangsung, situasi di Pelabuhan Penyeberangan Poto Tano terpantau aman dan tertib. Tidak terdapat kejadian menonjol yang mengganggu aktivitas masyarakat maupun operasional pelabuhan.
Arus kendaraan dan penumpang berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Pengawasan yang dilakukan Babinsa memastikan keamanan tetap terjaga secara optimal.
Masyarakat yang memanfaatkan jasa penyeberangan merasa lebih tenang. Kehadiran aparat Koramil menambah rasa aman dan nyaman saat menunggu maupun melakukan perjalanan.
Koordinasi dengan Petugas Pelabuhan
Kegiatan pengamanan tidak hanya dilakukan oleh Koramil, tetapi juga melibatkan koordinasi intensif dengan petugas pelabuhan. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh prosedur keamanan dan operasional berjalan sinkron.
Babinsa juga membantu memberikan informasi serta petunjuk kepada penumpang. Pendekatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan di pelabuhan.
Setiap gangguan kecil dapat segera diantisipasi melalui komunikasi cepat antarpetugas. Strategi ini membuat pengamanan lebih responsif dan efektif dalam menjaga Kamtibmas.
Komitmen Koramil dalam Mendukung Transportasi Laut
Melalui kegiatan PAM, Koramil 1628-04/Poto Tano menegaskan komitmennya menjaga stabilitas keamanan wilayah binaan. Pengamanan rutin ini juga mendukung kelancaran transportasi laut di Kabupaten Sumbawa Barat.
Kehadiran Babinsa secara langsung di pelabuhan menunjukkan keseriusan Koramil dalam melindungi masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu mencegah gangguan keamanan yang dapat menghambat aktivitas penyeberangan.
Pengamanan terintegrasi menjadi bagian dari strategi jangka panjang Koramil. Selain menjaga Kamtibmas, kegiatan ini mendukung kelancaran distribusi logistik dan mobilitas masyarakat di wilayah pesisir.
Koramil menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban. Partisipasi aktif warga sangat membantu aparat dalam menciptakan lingkungan pelabuhan yang aman dan nyaman.
Pemantauan rutin di pelabuhan juga membantu mendeteksi potensi masalah sejak dini. Deteksi dini ini mencegah insiden yang bisa mengganggu arus transportasi maupun keselamatan penumpang.
Selain itu, koordinasi Babinsa dengan berbagai pihak memperkuat sistem keamanan di pelabuhan. Sinergi ini membuat tindakan pengamanan lebih cepat, tepat, dan efektif.
Keberhasilan kegiatan PAM menjadi contoh nyata implementasi tugas Babinsa di lapangan. Langkah ini menunjukkan bahwa aparat tidak hanya hadir secara simbolis, tetapi aktif mengamankan wilayah binaan.
Keamanan dan kelancaran pelabuhan menjadi prioritas utama Koramil 1628-04/Poto Tano. Semua kegiatan dilakukan dengan prosedur terencana dan berkelanjutan untuk melindungi masyarakat dan fasilitas publik.
Pengawasan Babinsa juga mencakup area sekitar pelabuhan. Langkah ini mencegah potensi gangguan yang berasal dari wilayah luar pelabuhan yang dapat memengaruhi aktivitas penyeberangan.
Komitmen Koramil menunjukkan bahwa keamanan publik merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi aparat dan masyarakat menjadi kunci terciptanya pelabuhan yang aman, tertib, dan lancar.
Selain itu, kegiatan PAM meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan. Rasa aman ini membuat masyarakat lebih nyaman menggunakan fasilitas transportasi laut secara rutin.
Koramil berencana melakukan pengamanan secara berkala. Jadwal rutin ini memastikan keberlangsungan keamanan jangka panjang di seluruh wilayah pelabuhan dan sekitarnya.
Dengan strategi ini, transportasi laut di Poto Tano tetap kondusif. Masyarakat dapat melakukan aktivitas penyeberangan tanpa khawatir terhadap gangguan keamanan atau ketertiban.